Rabu 12 Apr 2023 20:56 WIB

Kapolda Jatim Jamin Kelancaran dan Keamanan Mudik Lebaran

Pemudik diimbau untuk memastikan kesehatan diri dan kesiapan kendaraan.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Yusuf Assidiq
Pemudik yang menggunakan sepeda motor melintas di Jembatan Suramadu, Surabaya, Jawa Timur.
Foto: ANTARA/Moch Asim
Pemudik yang menggunakan sepeda motor melintas di Jembatan Suramadu, Surabaya, Jawa Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto menjamin kelancaran dan keamanan mudik lebaran Idul Fitri 2023. Hal itu disampaikan Toni dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2023 yang juga dihadiri jajaran Forkopimda Jatim di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu (12/4/2023).

"Kita bisa menjamin terlaksanaanya kegiatan pelaksanaan mudik ini dengan lancar, aman, dan selamat bagi para pemudik. Tentunya ada kebahagiaan bagi mereka bisa terjamin dalam pelaksanaan kegiatan mudik," kata Toni.

Toni mrnjelaskan, rakor lintas sektoral yang digelar adalah untuk memastikan pelaksanaan pengamanan mudik Lebaran 2023 bisa berjalan optimal. Kolaborasi dan koordinasi juga terus dilakukan dengan seluruh stakeholder terkait, baik di lapangan maupun dalam tataran teknis.

Ia pun memastikan kesiapan jajarannya untuk melaksanakan pengamanan baik sebelum maupun setelah Idul Fitri. "Sebanyak kurang lebih 19.154 personel gabungan dikerahkan dalam pengamanan Lebaran 2023 atau Operasi Ketupat Semeru 2023," ujarnya.

Toni pun menekankan pentingnya respons cepat untuk kelancaran penyelenggaraan mudik Lebaran. Ia mencontohkan ketika ada kecelakaan, bagaimana kecepatan jajarannya agar bisa membawa korban untuk dilakukan perawatan. Ia juga menaruh perhatian pada area wisata yang kerap menjadi incaran pemudik saat libur Lebaran.

"Dan beberapa hal lainnya disikapi secara teknis, termasuk dengan pendistribusian bahan-bahan pokok yang tentu akan berdampak kepada inflasi," kata dia.

Toni pun mengimbau pemudik, utamanya yang menggunakan roda dua, untuk selalu berhati-hati dan menggunakan alat keselamatan berkendara. Ia juga mengimbau pemudik untuk memastikan kesehatan diri dan kesiapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan menuju kampung halaman.

"Kami juga berpesan agar pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Jaga kecepatan kendaraan, kalau memang lelah harus beristirahat, sehingga tujuan mudik harus bisa sampai ke alamat tujuan," ujarnya.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement