Rabu 11 Feb 2026 18:04 WIB

Pemkot Semarang Belum Matangkan Rencana Relokasi Warga Korban Tanah Bergerak di Jangli

Warga terdampak berharap direlokasi.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Karta Raharja Ucu
Suasana Kampung Sekip di Kelurahan Jangli, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, yang terdampak tanah bergerak, Rabu (11/2/2026).
Foto: Kamran Dikarma/Republika
Suasana Kampung Sekip di Kelurahan Jangli, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, yang terdampak tanah bergerak, Rabu (11/2/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, warga Kampung Sekip, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, yang terimbas bencana tanah bergerak, memang harus mengungsi untuk sementara waktu. Saat ini Pemkot Semarang belum mematangkan rencana soal relokasi warga terdampak. 

"Ya nanti biar dibicarakan. Karena kalau dipindahkan, direlokasi, harus ditemukan tempat yang cukup. Kemudian perlakuan-perlakuan khusus juga harus diberikan," ungkap Agustina ketika ditanya soal relokasi warga terdampak tanah bergerak di Kampung Sekip, Rabu (11/2/2026). 

Baca Juga

Dia menambahkan, soal relokasi warga terdampak, saat ini prosesnya masih dalam fase perencanaan. "Ada yang menolak relokasi, ada yang mau. Nanti biar didata sama Pak Lurah-nya, mana yang mau dan mana yang tidak, dan tempat relokasinya sudah ada beberapa alternatif," ujarnya. 

Menurut Agustina, untuk sementara ini, warga terdampak tanah bergerak di Kampung Sekip memang lebih baik mengungsi. "Saran saya memang untuk sementara mengungsi dulu," ucapnya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement