Jumat 05 May 2023 09:30 WIB

Pameran Fotografi UKM Focus UMM: Hadirkan Suasana Empat Kota

Foto yang dipamerkan memberi sudut pandang baru kehidupan melalui kamera.

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Yusuf Assidiq
  Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Focus (Fotografi) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan Gelar Karya. Kegiatan bertujuan untuk menampilkan foto-foto karya anggota UKM ini.
Foto: Dokumen
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Focus (Fotografi) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan Gelar Karya. Kegiatan bertujuan untuk menampilkan foto-foto karya anggota UKM ini.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Apresiasi tertinggi seniman adalah ketika karyanya tidak hanya dinikmati oleh diri sendiri tetapi juga oleh banyak orang. Itulah hal yang melatarbelakangi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Focus (Fotografi) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk menyelenggarakan Gelar Karya.

Adapun pameran menampilkan berbagai hasil foto di empat kota berbeda dari kegiatan Jalan-Jalan Sambil Motret (Jambret). Lokasi pengambilan fotonya berasal dari Gresik, Surabaya, Semarang, hingga Yogyakarta.

Beberapa foto yang dipamerkan adalah gedung-gedung perkotaan, kegiatan masyarakat, hingga pemandangan alam. Begitu pula dengan perayaan tahunan yang dilaksanakan oleh warga. Gelar Karya yang dilaksanakan pada April lalu itu mengundang antusiasme penikmat fotografi.

Ketua Umum UKM Focus UMM, Nurita Noviandari mengatakan, kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan para anggota dan pengurus Focus Selain itu, juga menjadi wadah bagi anggota untuk menunjukkan hasil potretnya yang terbaik.

 

Ia mencontohkan foto kucing yang ada tengah pintu. Komposisinya dianggap sangat bagus dan momennya juga pas. Bahkan foto itu masuk delapan besar kompetisi nasional.

Ada pula foto yang diambil di Gresik, di mana gambarnya menunjukkan bahwa Gresik memang kota industri. "Ada sungai yang mengalir di pinggir bangunan besar pabrik-pabrik,” jelasnya.

Foto menarik lain adalah foto human interest yang diambil di Lawang Sewu Semarang. Yakni foto seorang penari di Lawang Sewu bersama karya-karya di dalamnya. Foto ini menggambarkan Semarang dan budayanya yang masih dirawat.

Menurut dia, Jambret menjadi salah satu jalan bagi pihaknya untuk mengeksplor diri. "Jadi para anggota bisa merasakan suasana hunting bersama dan menghasilkan karya terbaik untuk dipamerkan,” ujarnya.

Itha, begitu ia kerap disapa, mengatakan Jambret pada tahun ini diadakan di luar Malang Raya. Ada banyak sekali foto-foto yang diambil oleh anggota Focus. Namun setelah melalui proses koreksi dan seleksi, akhirnya terpilihlah 20 foto terbaik yang dipamerkan dalam gelar karya.

Adapun Jambret juga dinilai memberikan pengalaman baru bagi anggota UKM ini. Dengan mengusung tema 'Telusur', kegiatan  memberikan sudut pandang baru dari sebuah kehidupan melalui kamera. "Menangkap gambar dan menceritakan hal yang mungkin belum diketahui," kata dia.

Ia berharap, Gelar Karya bisa menambah inspirasi baru mahasiswa tentang seni fotografi. Artinya bukan hanya mengambil gambar semata tetapi ada pesan dan nilai filosofis di dalamnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung Gelar Karya, Muhammad Iqbal mengatakan, hasil foto-foto yang dipamerkan unik. Hal itu juga menambah referensi dan perspektifnya akan seni fotografi. Apalagi ia juga mengaku mendalami hobi fotografi sejak lama.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement