Senin 05 Jun 2023 12:33 WIB

Ikut Terbangkan Lampion di Borobudur, Gubernur Jateng: Waisak Momen Penuh Toleransi

Turut hadir dalam perayaan Waisak di Candi Borobudur Menteri BUMN Erick Thohir.

Peserta menerbangkan lampion saat Festival Lampion Waisak 2567 BE di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Ahad (4/6/2023). Festival lampion ini merupakan acara penutupan perayaan Hari Waisak 2567 BE dan terbuka untuk umum dengan membeli tiket. Sebanyak 2567 lampion akan diterbangkan secara bersama-sama usai berdoa bersama banthe. Penerbangan lampion dilakukan dua sesi oleh 4 ribuan pembeli tiket.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Peserta menerbangkan lampion saat Festival Lampion Waisak 2567 BE di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Ahad (4/6/2023). Festival lampion ini merupakan acara penutupan perayaan Hari Waisak 2567 BE dan terbuka untuk umum dengan membeli tiket. Sebanyak 2567 lampion akan diterbangkan secara bersama-sama usai berdoa bersama banthe. Penerbangan lampion dilakukan dua sesi oleh 4 ribuan pembeli tiket.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo turut menghadiri Dharmasanti Perayaan Tri Suci Waisak 2567 BE di Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang, Jateng, Ahaf (4/6/2023) malam.

Usai melaksanakan Dharmasanti, Ganjar bersama sang istri, Siti Atiqoh Supriyanti, ikut menerbangkan lampion bertuliskan "Semoga Rakyat Indonesia Sejahtera Selalu". Sebanyak 2.567 lampion diterbangkan dalam acara itu.

Baca Juga

Setelah menerbangkan lampion, Ganjar mengaku merasakan getaran kebahagiaan dari sekitar ribuan umat Buddha yang bisa beribadah dengan hikmat di Candi Borobudur.

“Luar biasa, ya, jadi satu sisi umat Buddha merayakan Waisak dengan penuh sukacita. Tentu sebagai pemerintah merasakan getaran kebahagiaannya itu,” kata Ganjar di lokasi.

Selain itu, Ganjar juga turut merasakan kebahagiaan masyarakat yang sengaja hadir di kawasan Candi Borobudur untuk menyaksikan penerbangan ribuan lampion. Ganjar menyebut antusiasme masyarakat sangat besar.

“Sementara masyarakat ternyata ingin datang untuk nonton sebuah pertunjukkan lampion dan ternyata jalannya macet semuanya,” tandas Ganjar.

Ganjar berharap, hikmatnya perayaan Waisak di Candi Borobudur menunjukkan kerukunan antarumat beragama yang senantiasa terjaga. Ganjar juga berharap suasana toleransi terus dapat dirasakan masyarakat.

“Mudah-mudahan juga menunjukkan kerukunan di antara umat beragama dengan masyarakat dan semua bisa menikmati area Candi Borobudur ini. Ada yang berwisata, ada yang beribadah, dan semua penuh toleransi,” kata dia.

Turut hadir dalam perayaan Waisak di Candi Borobudur Menteri BUMN Erick Thohir dan dua Wamennya. Lalu, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, hingga jajaran TNI-Polri.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement