Senin 26 Jun 2023 05:52 WIB

UMY Tambah Guru Besar Bidang Ekonomi dan Teknik Transportasi

Per Juni 2023, UMY sudah berhasil menerbitkan 189 dokumen Scopus.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Fernan Rahadi
Gedung Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
Foto: UMY
Gedung Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melaksanakan acara penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Republik Indonesia tentang Kenaikan Jabatan Akademik Dosen kepada dua dosen UMY.

Dengan penyerahan SK guru besar di UMY pada Jumat (23/6/23), bertambah pula total Guru Besar UMY secara keseluruhan menjadi 31 orang. Acara penyerahan ini berlangsung di Lobbi Rektor AR Fachruddin A UMY.

Baca Juga

Adapun dua dosen UMY yang dinaikkan jabatan akademiknya, yakni Prof Atmaja P Rosyidi, sebagai Guru Besar Teknik bidang Transportasi dan Prof Lilies Setiartiti sebagai Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi.

Prof Aris Junaidi selaku Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V Yogyakarta menyampaikan pesan dan amanat kepada guru besar baru di UMY.

 

"Karya-karya inovatif para gubes ini sangat dinantikan di Tri Dharma perguruan tinggi. Maksimalkan dan optimalkan di bidangnya masing-masing agar bermanfaat bagi seluruh pihak. Dan setelah menerima jabatan ini, gubes harus semakin merunduk seperti ilmu padi, yang semakin berisi akan semakin merunduk," ujar Kepala LLDikti dalam rilis yang diterima Republika, Ahad (25/6/2023).

Masih dalam kesempatan yang sama, Rektor UMY, Prof Gunawan Budiyanto menyampaikan rasa terima kasih kepada kerja keras civitas academica UMY. Baik mahasiswa atau dosen UMY yang gencar menyumbangkan prestasi-prestasinya.

"Atas nama pimpinan, kami mengucapkan terima kasih atas kerja kerasnya. Dosen yang sudah berusaha untuk melakukan riset dan penelitian serta mahasiswa yang tidak hentinya menorehkan prestasi baik dalam negeri maupun luar negeri. Saya yakin, apabila tidak ada kerja keras, semua hal ini tidak akan terwujud," ucapnya.

Gunawan juga menyampaikan bahwa per Juni 2023, UMY sudah berhasil menerbitkan 189 dokumen Scopus yang sudah dikumpulkan oleh dosen UMY. Dengan target 350 dokumen scopus tiap tahunnya, diharapkan akan tercapai sebelum tahun 2023 berakhir.

Mengingat, track record UMY untuk target penerbitan dokumen Scopus selalu terpenuhi. Apabila target 350 selalu terpenuhi, akan lebih baik ke depannya target dokumen Scopus ditingkatkan menjadi 450 dokumen setiap tahunnya.

Selain data dokumen Scopus, Gunawan juga menyampaikan dukungan kepada dosen UMY lainnya untuk segera memenuhi persyaratan guru besar. Hal ini dikarenakan Gunawan percaya dengan potensi yang ada di setiap diri dosen UMY. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement