Kamis 13 Jul 2023 01:27 WIB

TMMD di Bantul Bantu Bangun Infrastruktur Penghubung Antar-Kapanewon

Selain kegiatan fisik, akan dilaksanakan pula kegiatan non fisik.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Yusuf Assidiq
Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II TA. 2023 di Dusun Sambikerep, Kalurahan Bangunjiwo, Kasihan, Rabu (12/7/2023).
Foto: Dokumen
Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II TA. 2023 di Dusun Sambikerep, Kalurahan Bangunjiwo, Kasihan, Rabu (12/7/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Guna meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah perdesaan, Rabu (12/07/2023), dilaksanakan pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II TA. 2023 di Dusun Sambikerep, Kalurahan Bangunjiwo, Kasihan.

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah salah satu operasi bakti TNI yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI/Polri, departemen, lembaga pemerintahan non departemen, pemerintah daerah, serta komponen bangsa lainnya yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama dengan masyarakat.

Menurut laporan rencana pelaksanaan yang disampaikan oleh Kapten Inf Mb Berhen Suncoko selaku kepala proyek, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2023 serentak dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia selama 30 hari, mulai 12 Juli hingga 10 Agustus 2023.

“Di Kabupaten Bantul, TMMD Sengkuyung Tahap II dilaksanakan di wilayah Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, untuk membangun infrastruktur perdesaan berupa jalan, jembatan, dan talud yang nantinya menjadi penghubung Kapanewon Pajangan dan Kasihan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, selain kegiatan fisik, akan dilaksanakan pula kegiatan non fisik seperti penyuluhan Bela Negara, penyuluhan kamtibmas, penyuluhan kesehatan, dan penyuluhan pemberdayaan masyarakat.

Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo yang turut hadir, menuturkan harapannya agar kegiatan ini dapat mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat, mempererat kerukunan di tengah masyarakat, juga dapat berdampak secara nyata dalam pengembangan kawasan pedesaan di Kalurahan Bangunjiwo dan sekitarnya.

“Dengan mengoptimalkan sumber daya lokal yang ada, semoga gerak langkah kita mempercepat terwujudnya masyarakat Bantul yang sejahtera,” jelas Joko.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement