Rabu 24 Jan 2024 16:48 WIB

Sebelas Pohon Tumbang di Sidoarjo, Layanan Call Center 112 Disiagakan

BPBD Sidoarjo mengingatkan potensi pohon tumbang saat cuaca ekstrem.

Rep: Antara/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Pohon tumbang.
Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
(ILUSTRASI) Pohon tumbang.

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, meminta masyarakat mewaspadai potensi pohon tumbang saat musim hujan ini, terlebih ketika kondisi cuaca ekstrem. Sejak awal 2024 ini dilaporkan kejadian pohon tumbang di sejumlah daerah wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Mewaspadai kejadian pohon tumbang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyiagakan call center 112. Masyarakat bisa melaporkan kejadian pohon tumbang melalui nomor layanan darurat itu.

Baca Juga

Kepala BPBD Kabupaten Sidoarjo Dwijo Prawito mengatakan, berdasarkan aduan yang masuk melalui call center 112 Sidoarjo, terhitung sejak 1 Januari hingga 22 Januari 2024, dilaporkan ada sebelas kejadian pohon tumbang. “Di antaranya di kawasan Celep, Kedungkendo, Bangsri, Katerungan, dan Tanggulangin,” kata dia.

Menurut Dwijo kondisi cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini memicu sejumlah pohon tumbang. Ia memperkirakan kondisi akar pohon pun kurang kokoh, sehingga rentang tumbang ketika terjadi cuaca ekstrem, seperti angin kencang.

Dwijo mengatakan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Sidoarjo disiagakan di posko agar dapat segera memberikan pertolongan, evakuasi, ataupun layanan lainnya terkait kebencanaan, termasuk pohon tumbang.

Masyarakat di Sidoarjo pun diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana lain saat musim hujan dan kondisi cuaca ekstrem. “Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana yang bisa terjadi saat cuaca ekstrem, seperti banjir, angin kencang, dan pohon tumbang,” kata Dwijo. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement