Jumat 26 Jan 2024 18:58 WIB

Pendakian ke Gunung Lawu Via Karanganyar Masih Ditutup, Ini Alasannya

Perhutani belum bisa memastikan kapan pendakian kembali dibuka.

Rep: Antara/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Gunung Lawu.
Foto: Antara/Siswowidodo
(ILUSTRASI) Gunung Lawu.

REPUBLIKA.CO.ID, KARANGANYAR — Pendakian ke Gunung Lawu via Karanganyar, Jawa Tengah, masih ditutup. Begitu juga dari jalur wilayah Jawa Timur.

Administratur Perhutani KPH Surakarta, Herry Merkussiyanto Putro, mengatakan, penutupan jalur pendakian via Karanganyar sudah dilakukan sejak 8 Januari lalu. “Di Jawa Timur juga sudah ditutup, sejak tanggal 16 Januari,” kata dia di Solo, Jawa Tengah, Jumat (26/1/2024).

Baca Juga

Menurut Herry, penutupan sementara jalur pendakian ini terkait kondisi musim hujan, juga kejadian kebakaran di kawasan gunung beberapa waktu lalu.

“Kaitannya dengan musim hujan. Kalau musim hujan saja mungkin masih bisa diantisipasi dengan buka tutup. Tapi, karena ada material kebakaran di atas, kami khawatir sewaktu-waktu bisa luruh,” kata Herry.

Herry mengatakan, lahan terdampak kebakaran di Gunung Lawu wilayah Karanganyar luasnya sekitar 185 hektare. Sementara yang masuk kawasan Jawa Timur luas lahan yang terbakar disebut sekitar 2.000 hektare.

Pada musim hujan ini, dikhawatirkan ada risiko bencana terkait sisa-sisa kebakaran lahan itu. Karenanya, pendakian ke Gunung Lawu masih ditutup.

“Sampai saat ini masih tertutup, belum ada pengecekan kembali ini apakah sudah aman dibuka atau belum,” kata Herry.

Herry belum bisa memastikan kapan jalur pendakian akan kembali dibuka. Menurut dia, mesti dilakukan pengecekan terlebih dahulu untuk memastikan faktor keamanannya. “Akan dibuka kembali setelah ada pengecekan bersama, jalur ini aman atau tidak,” ujar dia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement