Jumat 26 Jan 2024 21:34 WIB

Pemkab Bantul akan Tambah Sarana Air Bersih Masyarakat

Pemkab Bantul sudah menganggarkan program PPAB 2024.

Rep: Antara/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Warga memanfaatkan sumber air bersih.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
(ILUSTRASI) Warga memanfaatkan sumber air bersih.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), masih memprioritaskan upaya pemenuhan kebutuhan air masyarakat pada 2024 ini. Untuk itu, pemkab kembali mengalokasikan anggaran untuk program Pembangunan dan Pengelolaan Air Bersih (PPAB).

“Masalah air menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Bantul untuk menyejahterakan masyarakat karena air merupakan kebutuhan dasar manusia,” kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Jumat (26/1/2024).

Baca Juga

Salah satu upaya dengan membangun sarana air bersih melalui program PPAB. Terbaru, di wilayah Kebosungu, Kapanewon Dlingo, yang baru diresmikan pada Kamis (25/1/2024).

“Pemerintah berusaha menyediakan anggaran untuk PPAB, namun diperlukan gotong royong dari masyarakat untuk penyalurannya agar setiap masyarakat di sekitar sumber air dapat menerima manfaat air bersih secara merata,” kata Bupati.

 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Kabupaten Bantul Sri Nuryanti menjelaskan, pada tahun anggaran 2023 dibangun sarana air bersih program PPAB di delapan titik, dengan total anggaran sekitar Rp 986,6 juta.

Di antaranya di wilayah Kalurahan Wukirsari dan Selopamioro, Kapanewon Imogiri. Selain itu, di wilayah Kalurahan Jagalan, Kapanewon Banguntapan, serta Kalurahan Muntuk dan Mangunan, Kapanewon Dlingo.

Pada 2024 ini, Sri mengatakan, Pemkab Bantul mencanangkan program PPAB di 13 titik, dengan anggaran sekitar Rp 1,6 miliar.

“Lokasinya berada di Temuwuh, Muntuk, Dlingo. Kemudian Kalurahan Wukirsari dan Selopamioro, Imogiri, serta ada juga di wilayah Jagalan dan Srimulyo yang perlu diperbaiki,” kata Sri.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement