Selasa 30 Jan 2024 18:51 WIB

Target Kunjungan Wisatawan di Banyumas Ditingkatkan Seperti Sebelum Pandemi

Dinporabudpar Banyumas akan menggandeng pihak ketiga untuk mempromosikan wisata.

Rep: Antara/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Objek wisata di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Foto: ANTARA/Idhad Zakaria
(ILUSTRASI) Objek wisata di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUMAS — Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menargetkan angka kunjungan wisatawan mencapai 2,75 juta pada 2024. Untuk itu, Dinporabudpar akan berupaya mengoptimalkan upaya promosi wisata.

“Target kunjungan wisatawan tersebut kembali seperti sebelum pandemi Covid-19. Kalau target 2023 memang masih menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19, yakni 1,7 juta wisatawan, dan dapat terlampaui hingga kisaran tiga juta orang karena adanya event,” kata Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Wardoyo, Selasa (30/1/2024).

Baca Juga

Dalam upaya mencapai target itu, Wardoyo mengatakan, dinasnya akan menggandeng pihak ketiga. Menurut dia, kerja sama itu perlu dilakukan karena keterbatasan anggaran untuk kegiatan promosi pariwisata yang dimiliki Dinporabudpar Kabupaten Banyumas.

Menurut Wardoyo, dinasnya juga akan berupaya memaksimalkan kunjungan wisatawan pada momen Lebaran 2024. Diharapkan kunjungan wisatawan, baik ke objek wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas maupun swasta, bisa seperti momen Natal dan tahun baru (Nataru) lalu. Di mana wisatawan yang berlibur di Banyumas mencapai sekitar 275 ribu orang.

 

Namun, Wardoyo mengatakan, kondisi momen libur Nataru dan Lebaran berbeda. “Liburan Natal dan tahun baru biasanya berbarengan dengan liburan sekolah, sehingga kunjungan wisatawan merata setiap hari,” kata dia.

Sementara saat momen Lebaran, menurut Wardoyo, biasanya wisatawan menumpuk pada hari-hari menjelang akhir masa liburan. Terkait hal itu, kata dia, pihaknya akan melakukan antisipasi, seperti merutinkan perawatan sarana prasarana di objek wisata agar wisatawan tetap merasa nyaman.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement