Jumat 12 Apr 2024 19:36 WIB

Mobil Terios Kecelakaan Tabrak Guardrail di Tol Semarang-Solo, Ini Kronologinya

Pengemudi Terios diduga mengantuk, sehingga mobil oleng.

Rep: Antara/ Red: Irfan Fitrat
Kondisi mobil yang mengalami kecelakaan di ruas Tol Semarang-Solo KM 489 Jalur A, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (12/4/2024).
Foto: Antara
Kondisi mobil yang mengalami kecelakaan di ruas Tol Semarang-Solo KM 489 Jalur A, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (12/4/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, BOYOLALI — Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Semarang-Solo kilometer (km) 489 jalur A, wilayah Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (12/4/2024). Kecelakaan dialami pengendara mobil Daihatsu Terios.

Berdasarkan keterangan saksi di tempat kejadian perkara (TKP), mobil Terios mengalami kecelakaan tunggal. Awalnya mobil tersebut bergerak dari barat ke timur atau dari arah Semarang menuju Solo. Setibanya di TKP, mobil oleng ke kiri dan menabrak guardrail (pagar pengaman jalan). Mobil tersebut lantas terperosok ke ROW (Right of Way) tol jalur A.

Baca Juga

Kepala Satlantas Polres Boyolali AKP Agista Ryan Mulyanto mengatakan, kecelakaan tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Kecelakaan dialami pengendara mobil dari Sukabumi yang hendak ke Blitar, Jawa Timur. Diduga pengemudi Terios mengantuk, sehingga mengalami kecelakaan. Dilaporkan tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan itu.

Menurut Agista, mobil yang dikendarai pengemudi berinisial J (57 tahun) itu membawa lima penumpang. Akibat kecelakaan, pengemudi mobil mengalami pusing. Sementara satu penumpang dikabarkan luka sobek di kepala dan satu penumpang lainnya juga terluka. Korban terluka dibawa ke Rumah Sakit Indriati Boyolali. Adapun tiga penumpang lainnya selamat.

Selepas kejadian kecelakaan itu, Agista mengatakan, jajaran Satlantas Polres Boyolali bersama pihak Tol Marga Jaya segera mengevakuasi mobil Terios dari TKP dan para korbannya.

Agista mengimbau pengguna kendaraan untuk selalu berhati-hati dalam perjalanan. Pengemudi kendaraan yang mengantuk diminta tidak memaksakan diri. “Apabila mengantuk, beristirahat dahulu di rest area terdekat. Jika rest area penuh, kami anjurkan istirahat keluar dari tol,” kata dia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement