Rabu 11 Oct 2023 05:59 WIB

Sambut Hari Santri, Bupati dan Wakil Bupati Sleman Kunjungi Pondok Pesantren

Kunjungan akan dilaksanakan di 10 Pondok Pesantren yang berada di Wilayah Sleman.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Fernan Rahadi
Peringatan Hari Santri (Ilustrasi)
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Peringatan Hari Santri (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Dalam rangka menyambut Hari Santri Kabupaten Sleman tahun 2023, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bersama Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengunjungi Pondok Pesantren yang berada di wilayah Kabupaten Sleman.

Ponpes pertama yang dikunjungi yaitu  Pondok Pesantren Al Muhdi Krapyak, Wedomartani, Ngemplak dan Pondok Pesantren Baitussalam, Cangkringan, Selasa (10/10/2023). 

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan bahwa kunjungan ke pondok pesantren di wilayah Kabupaten Sleman ini merupakan upaya dalam mempererat silaturahim antara pemerintah dengan para ulama dan santri. 

"Selain dalam rangka menyambut Hari Santri, kunjungan ini juga menjadi ajang silaturahmi Pemerintah dengan para Ulama dan Santri terutama dalam mewujudkan Sleman sebagai rumah bersama," kata Kustini dalam keterangannya. 

 

Dalam kesempatan tersebut, Kustini juga menuturkan bahwa kunjungan ini akan dilaksanakan di 10 pondok pesantren yang berada di Wilayah Sleman. Kustini menyebut, Pondok Pesantren khususnya di Sleman memiliki kontribusi dalam memajukan pendidikan terutama dalam pendidikan akhlak di Kabupaten Sleman. 

Hal tersebut menurutnya akan memberi pengaruh yang baik bagi lingkungan sekitar pondok pesantren khususnya, dan lingkungan secara umum sehingga tercipta lingkungan yang harmonis dan kondusif sampai saat ini. Sementara itu, dalam rangka peringatan Hari Santri pada tahun 2023, Bupati Sleman mengajak pondok pesantren untuk terus mengembangkan potensi para santrinya. Salah satunya melalui program entrepreneurship

"Pemkab Sleman selalu siap bekerja sama dan mendampingi pondok pesantren untuk membantu pengembangan potensi santri agar bisa mandiri secara ekonomi melalui program wirausaha," ucapnya.

Dukungan ini diberikan Pemerintah Kabupaten Sleman melalui program Santri Preneurship yang merupakan program pengembangan industri kecil menengah di lingkungan Pondok Pesantren. Dalam pelaksanaannya, Pemkab Sleman bekerja sama dengan Baznas Sleman menyalurkan bantuan Rp 5 juta sebagai inisiatif untuk dapat memulai usaha bagi pondok pesantren yang belum ada, dan untuk mengembangkan usaha bagi pondok pesantren yang sudah memiliki program wirausaha.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kustini didampingi Danang dalam kunjungannya di pondok pesantren yang berada di wilayah Kabupaten Sleman. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement