Jumat 17 Nov 2023 09:15 WIB

Kendalikan Inflasi, Sleman Kembali Gelar Pasar Murah di 17 Kapanewon

Pasar murah ini menyediakan beberapa komoditas bahan pokok.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Yusuf Assidiq
Warga mengambil kebutuhan bahan pokok saat pasar murah di Sleman (ilustrasi)
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Warga mengambil kebutuhan bahan pokok saat pasar murah di Sleman (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Dalam rangka pengendalian inflasi daerah, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID)  kembali menggelar Pasar Murah. Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo melakukan launching sebagai tanda dimulainya pasar murah di 17 kapanewon se-Sleman pada Kamis, (16/11/2023) di kantor Kapanewon Seyegan dan Embung Senja Kapanewon Mlati.

Pelaksanaan pasar murah dengan tajuk Sembada Setiaji (Sesarengan Nyembadani Semangat Njagi Inflasi) digelar mulai 16 November hingga 28 November 2023.

Bupati Kustini mengatakan pelaksanaan pasar murah diharapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sleman. Selain itu, yang paling utama yakni diharapkan mampu mengendalikan serta menstabilkan harga bahan pokok mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, dan telur ayam.

"Saya berharap harga bahan pokok terus stabil dan harganya terjangkau oleh masyarakat sehingga inflasi daerah dapat dikendalikan. Untuk stok bahan pangan di Sleman masih mencukupi dan saat ini harga masih terkendali," katanya.

 

Kustini menyampaikan dampak eksternal seperti el Nino dapat diatasi dan diantisipasi serta terus mengupayakan pemerataan pasokan bahan pokok di wilayah Sleman. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan sinergi dalam mengendalikan inflasi daerah sepanjang 2023 sehingga hasilnya dapat diapresiasi pemerintah pusat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, RR Mae Rusmi, melaporkan penyelenggaraan pasar murah ini adalah kerja sama Pemkab Sleman dengan Bulog Kanwil Yogyakarta. Pasar murah menyediakan beberapa komoditas bahan pokok seperti beras SPHP, beras premium, minyak goreng Minyakita, gula pasir, tepung terigu, juga telur ayam ras

"Pasar murah ini terbuka untuk umum dengan syarat mudah yakni hanya membawa KTP Sleman atau berdomisili di Sleman," ujar Mae Rusmi.

Pasar murah akan dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan senam massal dan gelar potensi UMKM masing-masing kapanewon. Adapun lokasinya di beberapa tempat strategis di tiap kapanewon seperti halaman kantor kapanewon, lapangan olahraga, dan objek wisata.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement