Senin 12 Feb 2024 22:13 WIB

Usut Kematian Bayi di Panti Asuhan Semarang, Polisi Bongkar Makam

Polisi mendalami dugaan permintaan agar bayi itu segera dimakamkan.

Rep: Antara/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Garis polisi.
Foto: Antara/Irsan Mulyadi
(ILUSTRASI) Garis polisi.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Polisi menyelidiki kematian bayi berusia tiga bulan yang dirawat di panti asuhan wilayah Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah. Makam bayi itu dibongkar.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Semarang Kompol Andika Dharma Sena mengatakan, bayi itu dititipkan di panti asuhan karena orang tuanya bercerai. Menurut dia, polisi menyelidiki kematian bayi itu berdasarkan laporan dari ibunya.

Baca Juga

Jenazah bayi itu dikabarkan dimakamkan pada Ahad (11/2/2024). Untuk kepentingan penyelidikan, makam bayi itu dibongkar. “Kami melakukan ekshumasi atas persetujuan orang tua korban,” ujar Andika, Senin (12/2/2024).

Andika mengatakan, ekshumasi dilakukan untuk autopsi jenazah bayi itu. Selain autopsi, kata dia, polisi sudah meminta keterangan dari dua orang sebagai saksi. Menurut dia, polisi juga mendalami informasi soal dugaan permintaan dari pimpinan yayasan panti asuhan agar jenazah bayi itu segera dimakamkan. 

 

“Penyidik masih menunggu hasil autopsi dari RSUP Dr Kariadi, Semarang, untuk mengetahui penyebab kematian,” kata Andika.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement