Kamis 07 Dec 2023 20:02 WIB

Optimistis Reservasi Hotel Saat Nataru 90 Persen, PHRI DIY: Kalau Politik Kondusif

Situasi politik di DIY hingga saat ini masih kondusif.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Fernan Rahadi
Hotel (ilustrasi)
Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww/18.
Hotel (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Perhimpunan Hotel dan Resto Indonesia (PHRI) DIY menyebut reservasi hotel untuk periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 saat ini sudah di angka 60-70 persen. Meski begitu, diprediksi pada tingkat reservasi ini akan terus meningkat.

Ketua DPD PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan, pihaknya optimistis pada periode libur Nataru nanti reservasi bisa mencapai 90 persen. Hal ini mengingat di libur Nataru kali ini diprediksi lebih banyak wisatawan yang masuk ke DIY dibandingkan 2023 lalu.

"Tingkat reservasi periode 20 Desember (2023) sampai 2 Januari (2024) sudah 60-70 persen. Kita targetnya 90 persen, mudah-mudahan saja sampai 95 persen, lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang sekitar 85 persen," kata Deddy kepada Republika, Kamis (7/12/2023).

Meski begitu, Deddy menegaskan bahwa optimisme tersebut juga tergantung dengan situasi dan kondisi di tahun politik menjelang Pemilu 2024 ini. Pasalnya, saat ini sudah masuk masa kampanye Pemilu 2024.

Deddy menyebut, tingkat reservasi maupun okupansi bisa naik jika kondisi politik dan keamanan kondusif di DIY. Meski masa kampanye sudah berjalan sejak 28 November 2023 lalu, situasi di DIY hingga saat ini masih kondusif.

"Selama berjalannya kampanye alhamdulillah aman, ini yang harus terus kita jaga situasi ini. Kalau situasi (aman) ini berlanjut, Insya Allah (target) kita bisa tercapai," ungkap Deddy.

Untuk itu, Deddy berharap agar kondisi dan situasi yang kondusif dan aman di DIY dapat terlalu dijaga. Hal ini tidak hanya berdampak kepada industri perhotelan, namun secara keseluruhan akan berdampak pada peningkatan sektor pariwisata di DIY.

"Ini semua tergantung dari situasi kondisi stabilitas politik dan keamanan di DIY. Kita berharap khususnya di DIY aman dan damai, dan umumnya di Indonesia," jelas Deddy.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement