Jumat 07 Jun 2024 15:24 WIB

HUT Pemkot Yogya ke-77: Rikat, Rakit, Raket

Tema yang diusung mengandung nilai-nilai luhur murni yang sangat mendalam.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Fernan Rahadi
Suasana Upacara HUT Pemkot Yogyakarta ke-77 di Lapangan Balai Kota Yogyakarta, Jumat (7/6/2024).// Dok: Silvy Dian Setiawan.
Foto: Republika/Silvy Dian Setiawan
Suasana Upacara HUT Pemkot Yogyakarta ke-77 di Lapangan Balai Kota Yogyakarta, Jumat (7/6/2024).// Dok: Silvy Dian Setiawan.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memasuki usia ke-77 tahun pada 2024 ini, tepatnya pada 7 Juni. Di usia yang sudah dinilai matang, HUT Pemkot Yogyakarta mengusung tema ‘Rikat, Rakit, Raket’.  

Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta, Sugeng Purwanto mengatakan, tema yang diusung mengandung nilai-nilai luhur murni yang sangat mendalam. Rikat bermakna bahwa budaya kehidupan masyarakat di Kota Yogyakarta selalu bergerak dan bekerja cepat tanpa bertele-tele. 

“Rakit yang berarti berproses saling melengkapi dan menyempurnakan,” kata Sugeng saat Upacara HUT Pemkot Yogyakarta ke-77 di Lapangan Balai Kota Yogyakarta, Jumat (7/6/2024). 

Sedangkan, untuk raket yakni bermakna sebagai kebersamaan yang saling mendukung. Dikatakan Sugeng bahwa semangat yang diwujudkan dalam tema tersebut sekaligus memberi inspirasi bagi seluruh masyarakat Kota Yogyakarta dari segala elemen. 

“Bersama dengan segenap pemangku kepentingan dan Pemkot Yogyakarta, untuk bergerak maju dengan semangat bergerak dan bekerja cepat, saling melengkapi dan menyempurnakan dalam kebersamaan, saling mendukung satu sama lain, bersama-sama saling menjaga untuk melanjutkan pembangunan Kota Yogyakarta di segala bidang,” ucapnya. 

Sugeng pun berpesan khususnya kepada ASN dan pegawai di lingkup Pemkot Yogyakarta untuk meningkatkan soliditas, sinergi, kerja sama seluruh perangkat daerah. Dengan harapan dapat bertahan, berkembang melintasi segala dinamika ekonomi, sosial budaya dan politik.

Pada momen HUT ke-77 ini, lanjutnya, harus dimanfaatkan bersama dalam rangka menapaki masa depan yang lebih baik. Semangat tersebut, katanya, harus ditransformasikan menjadi kolaborasi yang utuh diantara pemerintah daerah dan masyarakat. 

“Demikian pula segala potensi sumber daya yang dimiliki yang berasal dari masyarakat Kota Yogya, harus dapat kita optimalkan untuk kemajuan pembangunan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur keistimewaan Yogyakarta,” jelas Sugeng. 

Selain itu, Sugeng juga menegaskan bahwa di usia 77 tahun ini merupakan momen yang tepat untuk menundukkan hati dan pikiran, seraya melakukan perenungan tentang apa yang telah, sedang dan akan dilakukan dalam mengabdikan diri sebagai pelayan masyarakat, abdi negara, abdi pemerintah, serta abdi rakyat. 

Sugeng mengajak ASN dan pegawai di Pemkot Yogyakarta untuk melakukan refleksi mengenai hal-hal yang telah dicapai, tujuan, dan cita-cita yang belum diraih. Termasuk melakukan refleksi terkait hal-hal yang harus segera diperbaiki, terutama dalam rangka mewujudkan pembangunan Kota Yogyakarta yang nyaman huni, aman, sejahtera, dan berbudaya secara berkelanjutan.

“(77 tahun) Sebuah usia yang sudah sangat dewasa dan matang untuk kita senantiasa dapat memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat, serta mewujudkan good governance dalam setiap nafas, langkah, serta pelaksanaan tugas pokok fungsi kita dalam pekerjaan sehari-hari,” katanya.

Ada sejumlah rangkaian kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT Pemkot Yogyakarta ke-77 tahun, salah satunya dengan upacara yang digelar pada Jumat (7/6/2024) ini. Dalam upacara tersebut, seluruh peserta upacara mengenakan pakaian tempo dulu yakni Gagrak Ngayogyakarta, hingga lurik.  

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement