Jumat 12 Jan 2024 11:52 WIB

Tak Sadarkan Diri di Gunung Kemukus, Pria Asal Probolinggo Meninggal

Di dalam tas pria itu ditemukan sejumlah obat.

Rep: Muhammad Noor Alfian Choir/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Jenazah.
Foto: Mgrol120
(ILUSTRASI) Jenazah.

REPUBLIKA.CO.ID, SRAGEN — Seorang pria berinisial WK (59 tahun) dikabarkan tiba-tiba jatuh pingsan di kawasan objek wisata Gunung Kemukus, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Pria asal Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Jawa Timur, itu kemudian meninggal.

Kepala Polres (Kapolres) Sragen AKBP Jamal Alam mengatakan, peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis (11/1/2024), sekitar pukul 21.45 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, kata dia, pria itu awalnya tiba-tiba terjatuh dan tak sadarkan diri.

Baca Juga

“Saksi satu melihat korban berjalan dari arah utara ke arah selatan di dekat makam Pangeran Samudro. Kemudian korban terjatuh dan pingsan,” kata Kapolres, Jumat (12/1/2024).

Menurut Kapolres, saksi tersebut lantas mendekati korban dan mencoba menolong. Namun, korban tetap tak sadarkan diri. Kemudian saksi itu meminta tolong kepada saksi lain untuk memberitahukan kejadian itu kepada orang bernama Tosirun (56). “Saat itu juga ia mengecek denyut nadi (korban) dan masih berdetak. Namun, tubuh korban sudah lemas,” ujar Kapolres.

Kapolres mengatakan, korban hendak dibawa ke puskesmas terdekat. Akan tetapi, korban dikabarkan meninggal dunia.

“Saksi pelapor menghubungi petugas Polsek Sumberlawang yang patroli di objek wisata Gunung Kemukus, dengan maksud untuk membawa korban ke puskesmas. Namun, dalam perjalanan, nyawa korban tidak tertolong,” kata Kapolres.

Kapolres mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan medis yang dilakukan dokter bersama tim Inafis Polres Sragen, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sementara di dalam tas korban ditemukan sejumlah obat. “Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan obat sakit jantung satu setrip jenis isosorbide dinitrate dan obat herbal empat kapsul, diduga jenis obat kuat, di dalam tas selempang milik korban. Adapun hasil pemeriksaan, korban meninggal akibat serangan jantung,” ujar Kapolres.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement