Rabu 24 Jan 2024 23:58 WIB

Pasar Induk Among Tani di Kota Batu Diharapkan Jadi Daya Tarik Wisatawan

Pemkot Batu menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan. 

Rep: Antara/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Pasar Induk Among Tani di Kota Batu.
Foto: Dok Muchlis Jr/ Biro Pers Sekret
(ILUSTRASI) Pasar Induk Among Tani di Kota Batu.

REPUBLIKA.CO.ID, BATU — Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, Jawa Timur, menargetkan jumlah wisatawan pada 2024 ini meningkat dari tahun lalu. Untuk itu, diharapkan perangkat daerah Pemkot Batu dapat membuat program yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Pada 2023, jumlah wisatawan ditargetkan mencapai 10 juta. “Tahun 2024, targetnya antara 11-12 juta,” kata Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, Rabu (24/1/2024).

Baca Juga

Menurut Aries, dibutuhkan peran dari berbagai perangkat daerah, bukan hanya Dinas Pariwisata, untuk menarik minat wisatawan. Ia menilai, salah satu potensi yang diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan itu adalah Pasar Induk Among Tani, yang belum lama ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. 

Pasar yang dibangun dengan anggaran mencapai sekitar Rp 166 miliar itu berada di kawasan Jalan Dewi Sartika. Pasar Induk Among Tani merupakan pasar modern yang juga menjadi sentra wisata kuliner di Kota Batu. 

“Pasar Induk Among Tani bagaimana bisa menjadi objek wisata baru, dengan berbagai kegiatan yang dikemas menarik. Saya berharap, tamu yang datang ke (Pasar Induk Among Tani) semakin banyak pada 2024,” kata Aries.

Aries juga menyoroti soal kampung tematik, yang menjadi destinasi wisata baru. “Harus ada program-program yang menguatkan pariwisata. Seperti bagaimana desa tematik ini berjalan menjadi objek wisata termasuk edukasi, yang pada akhirnya memiliki nilai untuk pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batu,” ujar Aries.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement