Jumat 08 Sep 2023 20:05 WIB

Tiga Bulan Kekeringan, 250 KK Warga Desa Kalikurmo Kembali Bisa Nikmati Air Bersih

Polres Semarang menyalurkan bantuan mesin pompa dan pipanisasi.

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Fernan Rahadi
Wakapolres Semarang, Kompol Sigit Ari Wibowo, mencoba mengalirkan air bersih dari tendon instalasi air bersih untuk warga Dusun Sengkrik, Desa Kalikurmo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jumat (8/9/2023). Dalam rangka program Polri Peduli Lingkungan, Polres Semarang memberikan bantuan pompa air dan pipanisasi air bersih di dusun ini.
Foto: Humas Polres Semarang
Wakapolres Semarang, Kompol Sigit Ari Wibowo, mencoba mengalirkan air bersih dari tendon instalasi air bersih untuk warga Dusun Sengkrik, Desa Kalikurmo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jumat (8/9/2023). Dalam rangka program Polri Peduli Lingkungan, Polres Semarang memberikan bantuan pompa air dan pipanisasi air bersih di dusun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Ratusan kepala keluarga (KK) warga Dusun Sengkrik, Desa Kalikurmo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang menghadapi situasi yang kurang menguntungkan pada puncak musim kemarau kali ini.

Saat aksses air bersih mulai terbatas, mereka tidak bisa memanfaatkan fasilitas air bersih dari instalasi Pamsimas yang ada di lingkungannya, setelah mesin pompa air fasilitas air bersih ini rusak dalam tiga bulan terakhir.

Baca Juga

Kepala Desa Kalikurmo, Mahmudi mengungkapkan, sejak mesin pompa instalasi Pamsimas di lingkungan desanya rusak tiga bulan lalu akses air bersih kebutuhan harian warga menjadi terganggu.

Untuk kebutuhan MCK warga harus memanfaatkan air sungai yang mengalir di wilayah desa mereka. "Walaupun debit dan kualitas airnya terus menurun, warga tetap memanfaatkannya agar masih tetap bisa mandi dan mencuci," jelasnya, Jumat (8/9/2023).

Sebenarnya, lanjut Mahmudi, upaya perbaikan terhadap kerusakan pompa air tersebut sudah dilakukan. Namun karena desa tidak memiliki mesin pompa cadangan, kesulitan warga dalam mengakses air bersih masih berlanjut.

Bahkan perjuangan warganya untuk bisa mendapatkan air bersih juga semakin berat. Karena situasi saat ini beberapa sumber atau mata air yang masih bisa dimanfaatkan warga juga terus berkurang.

"Harapannya, setelah mesin pompa yang saat ini diperbaiki sudah jadi, nantinya bisa digunakan sebagai mesin pompa cadangan, manakala salah satu pompa tersebut mengalami kerusakan, atau salah satu pompa dilakukan perawatan," lanjutnya.

Guna membantu kesulitan ratusan KK warga Dusun Sengkrik, Polres Semarang menyalurkan bantuan mesin pompa dan pipanisasi untuk mendukung penyediaan air bersih bagi warga setempat.

"Sesuai dengan perintah pimpinan Polri, hari ini Polres Semarang melakanakan kegiatan Polri Peduli Lingkungan di wilayah Dusun Sengkrik, Desa Kalikurmo," ungkap Wakapolres Semarang, Kompol Sigit Ari Wibowo.

Ia mengungkapkan, kegiatan ini diwujudkan melalui pembangunan jaringan airbersih dari sumber mata air untuk dialirkan ke enam wilayah rukun tetangga (RT) di lingkungan Dusun Sengkrik serta bantuan mesin pompa.

Dengan adanya fasilitas jaringan air bersih ini, diharapkan bisa menjadi solusi atas persoalan yang sedang dialami 250 KK warga Dusun Sengkrik dalam mengakses air bersih kebutuhan sehari- hari.

Terlebih desa terluar yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Grobogan ini dalam tiga bulan terakhir mengalamikesulitan dalam mengakses air bersih. "Karena Desa kalikurmo ini merupakan desa yang kekurangan sumber mata air," jelas Sigit.

Sementara itu, salah seorang warga Dusun Sengkrik, Pardi (51) mengungkapkan, dengan adanya bantuan pompa dan instalasi pipa air bersih ini akan memperlancar penyediaan dan penyaluran air hingga rumah warga.

Saat ini dari 250 KK yang ada di Dusun Sengkrik, sudah ada sebanyak 158 sambungan rumah tangga (SR). Namun dengan danya kerusakan mesin pompa, paktis air tidak mampu lagi dialirkan ke rumah- rumah warga," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement