Selasa 27 Feb 2024 16:04 WIB

Tahun Ini, Pemkot Batu Targetkan 1.001 Pelaku Usaha Sertifikasi Halal

Untuk program tersebut, Pemkot Batu kerja sama Satgas Halal Kemenag.

Rep: Antara/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Warga mengikuti kegiatan bimbingan teknis sertifikasi halal.
Foto: Republika/Thoudy Badai
(ILUSTRASI) Warga mengikuti kegiatan bimbingan teknis sertifikasi halal.

REPUBLIKA.CO.ID, BATU — Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, Jawa Timur, menargetkan pada 2024 ini ada 1.001 pelaku usaha yang mengurus sertifikasi halal. Dengan sertifikat halal ini diharapkan dapat menunjang usaha, sekaligus memberikan jaminan keamanan produk kepada konsumen.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu Aries Setiawan mengatakan, program sertifikasi halal ini sejalan dengan upaya pemkot memajukan produk halal di Kota Batu.

Baca Juga

Dengan mengantongi sertifikat halal, Aries mengatakan, diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan konsumen akan keamanan produk, serta diharapkan juga dapat memperluas pangsa pasar. Hal itu juga diharapkan dapat menarik minat wisatawan.

“Upaya ini menjadi langkah penting. Ketika pedagang sudah memiliki sertifikasi halal, maka wisatawan akan semakin yakin bahwa produk yang dijual sudah aman,” kata Aries, dalam keterangannya yang diterima Selasa (27/2/2024).

 

Untuk merealisasikan program sertifikasi halal yang menargetkan 1.001 pelaku usaha itu, Diskumperindag bekerja sama dengan Satuan Tugas (Satgas) Halal Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu.

Kepala Kantor Kemenag Kota Batu Machsun Zain mengatakan, pada 2023, ada sebanyak 1.847 pelaku usaha di Kota Batu yang mengantongi sertifikat halal. Dengan adanya program fasilitasi dari pemkot, kata dia, diharapkan semakin banyak pelaku usaha yang mendapatkan sertifikat halal.

“Ini komitmen bersama untuk menjamin keamanan dan kualitas produk, serta mendorong pelaku usaha dalam meningkatkan standar produksi,” kata Machsun.

Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai berharap program sertifikasi halal untuk pelaku usaha itu bisa segera direalisasikan. “Apa yang sudah diinisiasi Diskumperindag ini semoga bisa terealisasi cepat. Apalagi ini momen menjelang Idul Fitri, akan banyak wisatawan datang. Dengan sertifikasi halal, akan timbul rasa aman dan nyaman,” ujar dia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement